Daftar Blog Saya
-
Mengenang S.P.L. Sorensen di Logo Google
-
[image:
http://www.thehindu.com/sci-tech/science/k938lm/article24020451.ece/alternates/FREE_660/doodle]
Hari ini, Selasa 29 Mei 2018, Google Doodle menamp...
8 tahun yang lalu
Kuatlah meski sulit, tersenyumlah
meski hatimu berteriak bahwa dirimu munafik.
Sebab untuk meredam pilu, butuh kekuatan bukan meminta rasa iba dari orang
lain.
Jangan mengumbar duka, jangan pula memamerkan suka. Sebab suka duka biarlah
Allah tempat berserah.
Saat Allah memberikan ujian yang berat, ketauhilah bahwa imanmu jadi taruhan.
Jika imanmu kuat maka dirimu selamat, namun jika dirimu malah lemah maka rasa
percayamu pada Allah juga akan melemah.
Hijrahmu sedang diuji, musibah bukan karena Allah tidak Ridha akan tetapi Allah
menguji niat hijrahmu.
Sekuat apa dirimu bertahan. Atau malah meninggalkan kemajuan yang selama ini
kau pertahankan.
Jangan merasa dunia tengah menghukummu, sebab masih banyak dari mereka yang
lebih memilukan dari nasibmu.
Jangan menganggap Allah tak menerima tobatmu, sebab masih banyak yang lebih
menderita darimu.
Cukup syukur menjadi pengakhiran, hikmah biar menjadi balasan karena sabar
selalu yang kau utamakan.
Tetaplah dalam jalan hijrahmu, jangan berhenti. Sebab umurpun tidak berhenti
atas kemauanmu.
Sebab ketahuilah. Bahwa tidak semua orang dapat mengerti diri kita, bisa jadi
mereka iba namun apalah jika hanya sebatas formalitas.
Hanya Allah yang mengerti kita, lalu? Saat kita malah memutus hijrah, akan
kemana kita mengadu dan berserah?
Tiada seorang pun yang
menginginkan sebuah luka
Tiada seorang pun yang menginginkan sebuah kecewa
Tiada seorang pun yang tidak menginginkan kebahagiaan
Tapi sadarkah kita
Terkadang kita harus merasakan perih di hati hingga rasa itu mampu mengajarkan
kita untuk menjadi seseorang yang lebih kuat
Keluarnya air mata mampu melunakkan hati kita yang terkadang mengeras tak
berarah
Kekecewaan itu mengajarkan kita untuk tidak memperlakukan orang lain dengan
cara yang sama .
Kita selalu mengutuk kesedihan yang menimpa diri kita
Tanpa kita mau berusaha bagaimana menghilangkan kesedihan itu
Ya...
Dengan bersyukur
Percaya bahwa segala derita yang kita rasakan hanyalah sementara
Hanya sebuah ujian dan cobaan dari-Nya yang akan memberikan banyak hikmah jika
kita mampu bersabar .
Tiada yang abadi di dunia ini
Bahkan cinta yang tertanam di hati mu pun mampu melebur hingga tak bersisa
Hanya ketulusan dan keikhlasan yang mampu mempertahankannya
Jika kita bersedih..
Ingatlah bahwa kebahagiaan ada setelah itu
Begitupun sebaliknya..
Badai tak selamanya menyeramkan
Hujan deras terkadang selalu kita rindukan
Begitulah makna dari sebuah pembelajaran
Dengan mengambil manfaat dari segala duka
Percaya bahwa Allah menguji kita karena sebuah alasan
Sekalipun kesedihan itu datang akibat kesalahan kita sendiri, tetaplah memiliki
hikmah jika kita sadar dan memperbaiki kesalahan .
Wanita tercantik itu kamu, iya
benar kamu.
Kamu yang lebih memilih menjauh dari media sosial, yang menutup jauh dari
khalayak dunia maya.
Kamu, yang lebih suka belajar masak daripada belajar make up.
Kamu yang lebih banyak sibuk menambah hapalan Qur'an daripada menambah
kemaksiatan.
Kamu, yang lebih suka nongkrong di majlis ta'lim daripada nongkrong di cafe
atau mall.
Kamu yang lebih memilih menanti dalam taat daripada berdua dalam kemaksiatan.
Kamu yang lebih suka mendengarkan murotal daripada lagu metal.
Kamu, iya kamu yang wajahnya hanya bisa di tatap laki-laki yang berani
meminangmu bukan laki-laki yang bertebaran di dunia maya.
Kamu, benar-benar wanita tercantik.
aku mudah lupa.
bahwa sebelum aku ada, sudah ada banyak takdir yang diciptakan untuk
mendampingiku.
meski aku menolak, takdir itu akan tetap mengikutiku.
sekuat langkah aku berjalan maka selangkah juga takdir itu mendekatiku .
namun aku masih berusaha menanti dalam diamku. semoga takdir itu tertuju
kepadamu. seseorang yang kuharapkan . seseorang yang apabila aku melihatnya,
seakan aku melihat kebahagiaanku bersamanya .
mampukah doa ku mengubah takdir tersebut? jika itu hal yang mungkin, maka aku
akan menganggap bahwa memang dari awal takdir ku itu adalah kamu.
meskipun perjumpaan kita tidak begitu cepat, namun aku akan menganggap bahwa
itu adalah ujian tentang bagaimana caranya aku menemukanmu atau kamu yang
mencariku .
untuk semuanya, semogakan saja.
bagaimanapun akhirnya semoga tidak akan pernah membawa kecewa.
karena berawal dari doa maka akan berakhir dengan doa
Bersabarlah...
Allah melihat perjuangan kita, Allah melihat usaha kita,
Allah paham kita lelah,
Allah paham kita teramat berharap kepada-Nya.
Namun bersabarlah,
Ketika kita mampu bersabar, Allah juga mampu memberikan lebih dari yang kita
minta
Bukan karena Allah tidak bisa memberikan sekarang, tapi Allah ingin
menghapuskan dosa-dosa kita dan ingin memberikan pahala yang banyak tersebab
kesabaran kita...
Bersabarlah dalam ketaatan,bersabarlah wahai diri
Dear Allahku,
Jika bukan dirinya yang Engkau takdirkan untukku
Bolehkah aku memohon agar Engkau hapuskan segala rasaku?!
Bukan tak ingin menjaga rasa yang Engkau titipkan,
Namun bertahan dengan orang yang salah tak pernah aku inginkan...
Bukan tak ingin bertahan,
Aku hanya tak ingin rasaku dipermainkan
Bukan ingin menyerah,
Tapi hatiku juga bisa merasakan lelah
Dear Allah,
Aku juga ingin dicintai sebaik aku mencintai,,
Aku juga ingin dijaga sebaik aku menjaga hatinya agar tak terluka olehku...
Dear Allah,
Bisakah Engkau hapuskan segala rasaku
Yang jatuh tidak pada tempatnya,
Bisakah Engkau damaikan hatiku
Dengan hati yang lain
Yang benar Engkau tuliskan untukku...
(Cintamurni) .