Daftar Blog Saya

Senin, 25 April 2016

Kata - Kata Motivasi

Kata Kata Motivasi Penuh Makna dan Semangat Hidup

Jika anda ingin melihat masa lalu, lihatlah keadaan sekarang. Jika anda ingin melihat masa depan maka lihatlah apa yang anda lakukan sekarang.
Akan tiba saatnya kita akan berhenti mencintai seseorang… bukan karena seseorang itu berhenti mencintai kita melainkan… kita menyadari bahwa orang itu akan lebih berbahagia apabila kita melepaskannya.
Perbanyaklah menggunakan telingga melebihi mulutmu. Karena kamu diberi dua tangan dan satu mulut supaya kamu lebih banyak mendengar daripada berbicara.
Kau bisa bersembunyi dari kesalahanmu, tapi tidak dari penyesalan. Kau bisa bermain dengan dramamu, tapi tidak dengan karmamu.
Melepaskan seseorang yang kita cintai memang sungguh menyakitkan namun tak semua yang dicintai harus dimiliki.
Jangan pernah berputus ada jika menghadapi kesulitan, karena setiap tetes air hujan yang jernih berasal daripada awan yang gelap.
Seberat apapun beban masalah yang kamu hadapi saat ini, percayalah bahwa semua itu tak pernah melebihi batas kemampuan kamu.
Tegas akan diri sendiri, buang pikiran negatif dan lakukan yang baik. Kegelisahan hanya milik mereka yang putus asa.
Tanpa belajar takkan ada perubahan. Tanpa perubahan berarti mati.
Kenangan tetap ada tapi jangan terfokus disana. Hidup lo bukan untuk kenangan tapi buat masa depan. Tetap semangat!
Cinta tidak memiliki apapun yang kau ingin kau dapatkan, tapi cinta memiliki semua yang ingin kau berikan.
Ketika terjadi sebuah masalah lebih baik segera memperbaikinya dengan mencari solusi bersama daripada saling menyalahkan.
Kesabaran merupakan obat terbaik dari segala kesulitan.
Seorang pemenang takkan pernah berhenti untuk berusaha dan orang yang berhenti untuk berusaha takkan menjadi seorang pemenang.
Tugas kita bukanlah untuk berhasil. Tugas kita adalah untuk mencoba, karena didalam mencoba itulah kita menemukan dan belajar membangun kesempatan untuk sukses.
Ketika amarah memuncak, bersabar adalah pilihan terbaik. Marah tidak akan menyelesaikan masalah dan mengalah bukan berarti kalah.
Orang-orang berhasil tidak hanya dengan keras hati, melainkan mereka juga pekerja keras yang percaya pada kemampuan dirinya.
Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk “MoveOn” dan untuk benar-benar bisa bangkit maka semuanya itu harus dimulai dari NIAT!!!
Karena patah hati mengajarkan kita akan satu hal, cinta tidak akan pernah salah memilih tempat dimana dia harus berada.
Ikhlas bukan berarti kita pasrah menerima, tapi ikhlas adalah kekuatan besar untuk kita terus berusaha agar mendapat yang lebih baik.
Masalah adalah sebuah anugrah Dimana kita bisa mendapatkan hikmah dan memberikan inspirasi untuk bertindak.
Anda akan menjadi orang yang tersisihkan jika tidak siap menghadapi perubahan.
Sering kali, kita mengatakan “tidak mungkin” padahal, kita hanya belum mengetahui caranya.
Sukses hanya bagi orang yang tetap semangat meski halangan dan rintangan di depan mata.
Hidup itu layaknya mengendarai sepeda. Agar tetap seimbang, maka anda harus terus mengayuhnya.
Kehidupan akan membawa seseorang pada jalan yang dipilihnya. Pilihan yang tepat takkan pernah mendatangkan penyesalan.
Pandanglah segala sesuatu dari kacamata orang lain. Apabila hal itu menyakitkan hatimu, sangat mungkin hal itu juga akan menyakitkan hati orang itu pula.
Dengan keyakinan kita dapat memindahkan gunung, akan tapi tanpa persiapan kita dapat tersandung oleh kerikil.
Orang-orang yang gagal menciptakan sejarah besar adalah orang-orang yang meremehkan hal-hal yang kecil.
Impian tidak akan menggerakan seseorang untuk maju, alasan kuat dibalik impian itulah yang menggerakannya.

Kamis, 27 November 2014

SHEIKH HAMDAN ( Pangeran Mahkota Dari Dubai )

Hamdan bin Mohammed Al Maktoum
Nama lengkapnya Hamdan bin Mohammed Al Maktoum atau yang lebih dikenal sebagai Sheikh Hamdan. Ketampanannya membuat Hamdan meraih pujian tak hanya dari wanita Dubai tetapi juga seluruh dunia.
Bukan tanpa alasan jika Hamdan tersohor. Pangeran ganteng beragama Islam ini adalah Putra Mahkota Kerajaan Dubai.



1. Jago Bikin Puisi
Tak cuma tampan, Sheikh Hamdan rupanya memiliki hobi yang membuat banyak wanita semakin cinta padanya.
Hamdan adalah seorang penulis puisi. Dia memilih nama Fazza sebagai identitasnya dalam menulis puisi.
Sebagai calon pewaris kerajaan Dubai, sejak kecil Hamdan sudah diikutkan pada pendidikan terbaik di Dubai. Menghabiskan masa SD-SMA di Dubai, Hamdan memilih melanjutkan kuliah di London School of Economics.
Hamdan juga memiliki hobi menunggangi kuda dan menyelam di kawasan teluk Fujairah. Sang pangeran juga seorang penggemar olahraga terjun bebas amatir.Tak heran tubuhnya tinggi menjulang dan atletis yang semakin membuatnya dikagumi.

2. Cinta Anak Kecil
Pangeran yang suka memelihara elang ini juga dikenal sebagai sosok yang ramah kepada anak kecil.
Kerap menghadiri acara Kerajaan Dubai yang mengharuskannya berinteraksi dengan anak kecil, membuat Hamdan tidak canggung. Sungguh, dia adalah calon ayah yang hebat.


3. Harta Berlimpah
Sebagai Putra Mahkota Dubai, rasa-rasanya semua barang mewah dimiliki Hamdan. Mulai mobil sport mewah keluaran terbaru hingga pesawat terbang pribadi yang sangat berkelas.
Saat masih berusia 24 tahun, dia sudah diangkat sebagai Ketua Dewan Dubai. Di tangannya, beberapa terobosan ekonomi dan pendidikan Dubai telah berjalan seperti salah satunya pendirian Hamdan bin Mohammed e-university.
Untuk pundi-pundi keuangan, dikabarkan kerajaan Dubai memiliki total US$ 4 miliar (Rp 47,4 triliun) yang sudah pasti nantinya akan dia kelola saat menjadi Raja Dubai. Sungguh luar biasa.

4. Gagal Nikah, Sekarang Jomblo
Beberapa wanita terkenal sempat dikabarkan akan menjadi pendamping pria yang dianggap sempurna itu. Bahkan pada pertengahan Juni silam, berita bahwa sang pangeran muslim itu menjalin pertunangan dengan Kalila Said.
Kalila adalah seorang gadis Palestina yang bertemu dengan Hamdan dalam sebuah event amal pada Maret 2013. Jauh sebelum dengan Kalila, Hamdan sempat menjalin hubungan dengan Sheikha Shaikha Al Maktoum, sepupu tirinya semenjak 2008-2013 sampai bertunangan.
Namun kabar pertunangan peraih medali emas sebagai atlet kuda dalam 15th Asian Games 2006 ini sempat hanya sebuah rumor belaka.

5. Putera Mahkota, Cari Pendamping Hidup
Hamdan bin Mohammed bin Rashid Al Maktoum terlahir pada 13 November 1982. Itu berarti Hamdan bakal menginjak usia 32 tahun sekitar dua bulan mendatang.
Sheikh Hamdan adalah salah satu putra dari Perdana Menteri sekaligus wakil Presiden Uni Emirat Arab, Mohammed bin Rashid Al Maktoum. Ibunya, Hind bint Maktoum bin Juma Al Maktoum adalah istri tertua dari sang ayah.
Memiliki 11 saudara lainnya, Hamdan adalah anak laki-laki tertua kedua. Tetapi karena statusnya sebagai putra istri tertua, membuat Hamdan mendapatkan keistimewaan dalam tahta.
Enam tahun lalu, tepatnya pada 1 Februari 2008, Hamdan resmi diangkat sebagai Putra Mahkota Kerajaan Dubai. Kerajaan Islam terkaya di dunia yang membuatnya menjadi pria impian jutaan wanita.
Dengan usianya yang sudah dewasa itu, tak heran jika banyak perempuan yang mengidolakan Hamdan. Hamdan dianggap sudah dewasa dan siap membangun biduk rumah tangga.




Sabtu, 22 November 2014

Helen Keller

HELEN KELLER (PAHLAWAN HAK ASASI KAUM CACAT) Helen Adams Keller dilahirkan pada tanggal 27 Juni 1880 di Tuscumbia, Alabama, Amerika Serikat. Seorang anak perempuan dari pasangan Kapten Arthur Henley Keller dan Kate Adam Keller. Awalnya, Helen lahir dengan penglihatan dan pendengaran yang normal seperti kebanyakan orang. Ayah Helen bekerja sebagai pemilik perkebunan kapas dan editor mingguan sebuah Koran lokal “North Alabamian”. Sedangkan ibunya selain membantu bekerja di perkebunan, ia juga menjual mentega, lemak babi, bacon, dan ham yang dibuatnya sendiri. Kehidupan Helen berubah saat usianya menginjak 19 bulan. Ia mengalami penyakit misterius yang diperkirakan sebagai “demam otak”. Karena penyakit itulah Helen diduga akan meninggal dunia. Ketika akhirnya demam Helen pun reda. Keluarga Helen sangat bahagia mengira anak perempuan mereka kembali sehat. Namun, ibu Helen memperhatikan ada sesuatu yang janggal terjadi pada Helen. Bagaimana bisa Helen gagal merespon saat lonce
ng makan malam dideringkan dekat telinganya atau saat tangannya melewati depan mata putrinya. Dengan begitu jelaslah bahwa penyakit Helen membuatnya buta dan tuli. Helen kecil belum bisa menerima keadaannya yang berubah secara tiba–tiba. Karena itulah, Helen kecil tumbuh menjadi anak liar yang tidak bisa diatur. Ia menghancurkan piring-piring dan lampu-lampu serta meneror seluruh anggota keluarga dengan teriakannya dan tingkahnya yang penuh amarah. Tetangganya pun menganggap Helen kecil sebagai monster dan menyarankan agar ia ditempatkan di sebuah institusi. Saat Helen berusia 7 tahun, orang tuanya memperkerjakan Anne Sullivan, wanita yang sempat kehilangan sebagian besar penglihatannya saat berusia 5 tahun dan melakukan 2 kali operasi mata pada Oktober 1880, tepatnya saat memasuki pendidikan di Institusi Perkins. Anne mulai mengajar Helen mengeja dengan jari. Mengeja kata “boneka” untuk menandai hadiah yang ia bawa untuk Helen. Kata berikutnya yang diajarkan adalah “kue”. Walaupun Helen dapat mengulangi gerakan-gerakan jari tersebut, tetapi ia tidak dapat secara penuh memahami artinya. Ketika Anne berjuang membantu Helen untuk memahami sepenuhnya, ia juga berjuang mengontrol kelakuan buruk Helen yang tak henti-henti.Untuk memperbaiki tingkah laku Helen, Anne memutuskan pindah dan tinggal hanya bersama Helen di sebuah pondok kecil yang masih menjadi bagian dari rumah utama keluarga Helen. Dengan perhatian khusus, Anne mencoba memperbaiki sikap Helen yang buruk saat di meja makan, membuatnya menyisir sendiri rambutnya dan mengikat tali sepatunya sendiri serta mengatasi tingkahnya yang penuh amarah. Anne menghukum tingkahnya yang penuh amarah itu dengan menolak “berbicara” dengan Helen dengan tidak mengejakan kata-kata dengan tangannya. Pada 5 April 1887, suatu perubahan muncul ketika Helen mengerti kata “air”. Sewaktu Anne memompa air ke atas tangan Helen, Anne mengeja kata air ke sebelah tangan gadis itu yang bebas. Sesuatu mengenai hal ini menjelaskan arti kata-kata itu ke benak Helen, dan Anne segera melihat di wajahnya bahwa Helen akhirnya mengerti. Helen lalu menceritakan kejadian itu: “ Kami berjalan menuruni jalanan ke rumah, ditarik oleh aroma sarang lebah yang tertutup. Seseorang menggambar air dan guruku menempatkannya di bawah tanganku sesuatu yang memancar. Sewaktu arus dingin yang memancar, di atas sebelah tanganku yang lain guruku mengeja kata air, awalnya lambat, lalu diulangi lagi. Aku masih berdiri, seluruh perhatianku terpusat pada gerakan-gerakan tangannya. Tiba-tiba aku merasa kesadaranku yang berkabut akan sesuatu yang telah terlupakan, suatu ingatan yang mendebarkan kembali, dan bagaimana misteri dari bahasa terungkap olehku. “ Helen segera meminta Anne mengejakan nama dari “pompa” dan “terali” pada tangannya. Sepanjang jalan pulang ke rumah, Helen belajar nama dari segala sesuatu yang disentuhnya dan juga menanyakan nama untuk Anne. Anne mengeja kata “guru” ke atas tangan Helen. Dalam beberapa jam berikutnya, Helen belajar mengeja 30 kata-kata baru. Kemajuan Helen sejak saat itu mencengangkan. Kemampuannya untuk belajar maju pesat melebihi dari orang- orang buta dan tuli lainnya. Dengan tekun Anne mengajarkan Helen untuk berbicara melalui gerakan mulut, sampai pada suatu hari Helen berkata, “Hal terbaik dan terindah yang tidak dilihat atau disentuh oleh dunia adalah hal yang dirasakan di dalam hati.” Anne juga mengajari Helen membaca, pertama-tama dengan menggunakan huruf timbul, lalu dengan Braille, dan menulis dengan mesin tik biasa dan mesin tik Braille. Helen juga mempelajari banyak bahasa. Mulai dari bahasa Latin, Yunani, Perancis, dan Jerman, semua dipelajari melalui huruf Braille. Tahun 1900 saat usianya 20 tahun, Helen menjadi mahasiswi di salah satu cabang Universitas Harvard yaitu Radcliffe College khusus wanita. Helen menjadi orang bisu tuli pertama yang pernah mengikuti institusi pembelajaran yang lebih tinggi. Anne mendampingi dalam setiap jadwal kuliahnya dan menerjemahkan pelajarannya dengan isyarat tangannya. Selama di perguruan tinggi Helen menulis tentang hidupnya dengan mesin tik Braille dan mesin tik biasa sekaligus. Pada saat itulah Helen dan Anne bertemu John Albert Macy yang menolong mengedit autobiografi Helen “The Story of My Life” pada tahun 1903. Tahun 1904 hanya dalam kurun waktu 4 tahun, Helen lulus dengan predikat magna cum laude. Helen menjadi orang bisu tuli pertama yang mendapat gaji dengan gelar seni. Tahun 1905 Anne menikah dengan John Macy. Mereka tinggal bersama Helen di Wrentham, Massachussets, dan selama masa itu Helen menulis karyanya “The World I Live In” yang memberikan pembaca wawasan bagaimana perasaannya tentang dunia. “Out of the Dark”, serangkaian esai tentang sosialisme, juga diterbitkan pada tahun 1913. Helen dan Anne juga mengisi tahun-tahun berikutnya dengan mengadakan tur dunia. Helen memberikan ceramah, berbicara tentang pengalaman hidupnya yang kemudian diterjemahkan kalimat demi kalimat oleh Anne dan diikuti oleh sesi Tanya jawab. Tahun 1918 Helen, Anne dan John Macy pindah ke Forest Hills, New York. Disana Helen membuat markas atas tur penggalangan dananya bagi institusi tuna netra Amerika. Ia tidak hanya mengumpulkan dana, tetapi juga berkampanye untuk meringankan kondisi kehidupan dan pekerjaan orang-orang tuna netra yang pada waktu itu biasanya dididik dengan buruk dan tinggal di rumah sakit. Ibu Helen, Kate meninggal pada 1921 karena penyakit yang tak diketahui. Hal tersebut menjadikan Anne sebagai satu-satunya orang yang selalu ada di kehidupan Helen. Autobiografi spiritual tentang Helen “My Religion” diterbitkan pada tahun 1927 dan diterbitkan kembali sebagai Light in my Darkness. Tahun 1932 John Macy meninggal dunia yang kemudian disusul oleh Anne pada tahun 1936. Setelah Anne meninggal, Helen pindah ke Arcan Ridge, di Westport, Connecticut, yang menjadi rumah Helen hingga akhir hayatnya. Tahun 1961 Helen mengalami serangan stroke pertama dari serangkaian stroke yang ia alami dan membuatnya menarik diri dari publik. Tahun-tahun berikutnya bagaimanapun bukannya tanpa kesenangan dan pada tahun 1964 Helen dianugerahi “Presidential Medal of Freedom”, penghargaan tertinggi yang diberikan negara kepada penduduk sipil oleh Presiden Lyndon Johnson, Setahun kemudian Helen terpilih menjadi salah satu wanita yang diabadikan di Hall of Frame di sebuah pameran dunia di New York. Pada 1 Juni 1968 di Arcan Ridge, Helen Keller meninggal dunia dengan damai dalam tidurnya di usia 87 tahun. Jenazahnya dikremasi di Bridgeport, Connecticut dan sebuah jasa pemakaman mengatur agar guci abunya ditempatkan di Katedral Nasional di Washington.

Kamis, 30 Juni 2011

lady anna boleyn

Lady Anne Boleyn


Alas, my love, you do me wrong,To cast me off discourteously.For I have loved you well and long,Delighting in your company.
Chorus:Greensleeves was all my joyGreensleeves was my delight,Greensleeves was my heart of gold,And who but my lady greensleeves.

Anne Boleyn
Di Inggris -mungkin juga di dunia- lagu ini sangatlah terkenal, diberi judul Greensleeves. Menurut legenda lagu ini diciptakan raja inggris, Henry VIII (1491-1547) untuk perempuan yang dipujanya, Anne Boleyn.
Waktu itu Henry VIII sebenarnya sudah menikah. Cuma waktu dia lihat Anne Boleyn terpincutlah hatinya, padahal sebagai penganut Katolik mempunyai lebih dari satu istri tidaklah diperbolehkan.
Cerita selanjutnya lumayan panjang. Tapi pokoknya akhirnya Henry VIII dan Anne Boleyn menikah juga meski secara sembunyi2. Malah dikabarkan sempet punya anak perempuan sebelum menikah. Putri hasil hubungan mereka ini dikemudian hari menjadi ratu Inggris bergelar Elizabeth I. Pada masa Henry VIII ini pula tercatat Gereja Anglican menyatakan tidak terikat lagi dengan Gereja Katolik Roma.
Cerita mereka akhirnya berujung tragis, saat Anne Boleyn dihukum pancung di menara london karena dituduh melakukan incest dengan saudaranya, biarpun sebenarnya tidak cukup bukti.
Ini dia salah satu kesan orang masa itu akan Anne Boleyn:
“She was never described as a great beauty, but even those who loathed her admitted that she had a dramatic allure. Her olive complexion and long, straight black hair gave her an exotic aura in a culture that saw milk-white paleness as essential to beauty. Her eyes were especially striking: ‘black and beautiful’ wrote one contemporary, while another averred they were ‘always most attractive,’ and that she ‘well knew how to use them with effect.”


The Other Boleyn Girl

Para Pemain utama:Natalie Portman (Anne Boleyn), Scarlett Johansson (Mary Boleyn), Eric Bana (Henry VIII), Jim Sturgess (George Boleyn).
Kisah tokoh-tokoh yang hidup dalam konflik kerajaan (manapun) selalu mengagumkan. Keruwetan kisah cinta, politik, intrik adalah satu paket yang hampir selalu ada, yang kemudian melahirkan sejarah. The Other Boleyn Girl adalah sebuah film yang diadaptasi dari novel dengan judul serupa dari seorang pengarang, Philippa Gregory. Novel sejarah yang best-selling.
Dikisahkan ada dua orang perempuan yang akan mengukir sejarah, melahirkan generasi yang tidak tanggung-tanggung pentingnya. Dua orang perempuan itu, adik-kakak, Anne Boleyn dan Mary Boleyn terlibat dalam cinta Raja Henry VIII. Waktu kejadiannya adalah pada abad ke-16.
Konflik percintaan tidak berakhir pada diperolehnya cinta oleh masing-masing tokoh. Tetapi sekian banyak kepentingan politis menyertainya. Semula, Henry VIII diprediksikan akan memilih Anne Boleyn, yang memang masih single. Sedangkan adiknya, Mary Boleyn sudah lebih dahulu menikah. Tetapi Raja Henry abai terhadap Anne karena karakternya yang dianggap terlalu maskulin (mandiri), dan menyebabkan dirinya celaka dalam sebuah perburuan.
Karena Anne tidak berhasil memikat Raja Henry, maka Mary, sang adik, walaupun sudah menikah dipilihya untuk menjadi selir. Sedangkan suaminya diberi kedudukan di kerajaan. Mary, yang belum dinobatkan sebagai Ratu, hamil. Tetapi dia diasingkan. Saat itu, secara mengejutkan Raja Henry terpesona oleh “kemaskulinan” Anne. Semula, padahal sifat itu tidak menyenangkan Raja Henry. Dengan menghadiahkan perhiasan, Raja Henry mencoba menggaet Anne.Tentu saja Anne yang berwatak cerdik itu jual mahal. Sehingga Raja Henry “gemas” dibuatnya.
Konflik bagaimana Anne menampuk kekuasaan sebagai Ratu sangat pelik. Agak melelahkan mengikutinya. Tetapi tentu saja tetap menarik, dibandingkan mengikuti konflik rumah tangga para pesohor negeri ini, yang merasa dirinya sangat penting. Perhatikanlah watak dan perangai Raja Henry yang tampak “plin plan” dalam memilih ratu. Perhatikan pula watak dan perangai kakak-adik Boleyn yang kompleks.
Anne Boleyn adalah seorang perempuan cerdik, pandai berdebat, serta obsesif. Melahirkan seorang anak laki-laki adalah dambaan setiap ratu, demikian pula bagi Anne. Tapi, di zaman kerajaan Inggris abad 16 itu belum ada tabib seperti di zaman Jang-Geum, di mana konon terdapat ramuan yang mampu menentukan jenis kelamin bayi. Sehingga ketika Anne melahirkan anak perempuan, depresilah dia..
Anne, yang obsesif, berstrategi untuk inses dengan adik laki-lakinya, ketika fetus keduanya gugur. Sialnya ada mata yang menyaksikan. Terbongkarlah itu rencana gila. Hasilnya? Hukum pancung kepala untuk keduanya. Hukuman pada zaman kerajaan dulu selalu terasa ganjil. Mereka dipancung di depan rakyat banyak.
Hal yang paling mengejutkan, adalah ketika di akhir cerita, anak Anne dibesarkan oleh Mary, sang rival yang juga saudara kandungnya. Dengan adegan yang membuat penasaran, karena saya tidak pernah tahu, adalah ketika disebutkan bahwa anak Anne itu bernama ELIZABETH. That’s it! Film selesai. Tampaknya tidak ada lagi kaitannya dengan kerajaan yang sarat intrik dan konflik itu. Cari punya cari ternyata Elizabeth, yang berambut merah itu adalah Elizabeth I, yang watak dan perangainya sangat mengagumkan. “Aku menikahi Inggris” itulah yang terdengar ganjil tapi sekaligus agung yang selalu terngiang-ngiang setelah saya menyaksikan film Elizabeth I bertahun-tahun lalu.
Daripada mengikuti kisah Cinta Laura yang manja lagi lucu itu, mengorek kehidupan tokoh-tokoh besar dalam sejarah selalu saja lebih powerfull (ya iyalah). Kisah leluhur kita pun pasti tak akan kalah serunya. Demi napak tilas syaiah yang tertampung di dalam diri dan demi melihat titik cerah kesejatian diri kita.
Oh ya dari garis keturunan Mary Boleyn-lah akan muncul Winston Churchill, Lady Diana, dan Charles Darwin. Waw!

Senin, 27 Juni 2011

The Chicken Soup

Ada Malaikat Mendatangiku

Pengalamanku memotret anak – anak sudah lebih dari dua puluh tahun. Pada suatu kesempatan khusus, yaitu hari Thanksgiving ( Hari Bersyukur ), salah seorang dari mereka menghadiahkan sesuatu yang istimewa kepadaku. Ia adalah seorang bayi mungil berumur enam bulan yang bersandar di keretanya.
“ Keadaan Emily tidak begitu baik hati ini, “ kata Ibunya. Bayi itu memang kelihatannya seperti sedang demam. Setiap kali kepalanya terjatuh ke samping sementara ia berusaha duduk tegak. Beberapa kali aku mencoba memotretnya, tetapi tidak berhasil. Akhirnya aku mendekati muka bayi itu lalu berbicara kepadanya. “ Kau kelihatan seperti malaikat cilik, “ kataku.
Tiba – tiba sikap bayi itu berubah, tidak lagi bergerak – gerak lemah. Ia menatapku seakan – akan hendak mengatakan, “ Aku tidak apa – apa, cuma keadaanku saja yang hari ini sedang tidak enak. “ Karena Emily kelihatan seperti malaikat cilik, aku lantas memutuskan untuk memotretnya dengan didandani seperti malaikat.
Diantara perlengkapan studioku ada sepasang sayap putih mulus, terbuat dari bulu yang halus, lembut dan putih bersih. Di ubun – ubunnya kuletakkan mahkota kecil yang terbuat dari rangkaian bunga. Aku pun mulai sibuk memotret malaikat cilikku itu, yang duduk dengan sikap mendekam di kursi di tengah dekor awan.
Selama itu tidak kuperhatikan bahwa Ibunya menangis dengan suara lirih. “ Ia memang malaikat. Baru saja kemarin kami mengetahui bahwa ia dilahirkan dengan cacat otak yang sangat jarang terjadi. Hari Thanksgiving saat ini adalah yang pertama dan terakhir kami bisa bersama – sama, “ kata Ibunya sambil terus menangis. “ Kemungkinan hidup bayi dengan cacat seperti itu tidak sampai setahun. Sewaktu hamil, saya mengkuti segala nasihat dokter. Tidak merokok, mengatur pola makan sesuai dengan yang dianjurkan, tetapi otaknya ternyata tidak berkembang lebih lanjut dari pada keadaan ketika dilahirkan. Kata dokter hanya ada 435 kasus cacat otak seperti ini sepanjang yang diketahui.
“ Anda melihat Emily yang sebenarnya di sini – malaikat cilik – dan kami sangat sayang padanya. Dia adalah malaikat cilik kami yang turun ke bumi untuk memberitahu kami bahwa Tuhan menghendaki agar kami bersyukur atas apa yang kami miliki. Kadang – kadang, sewaktu kita sedang mengajaknya berbicara, ia lantas menjadi begitu tenang dan damai. Ia pun mengoceh dalam bahasa bayinya. Rasanya kita nyaris bisa menagkap kata – katanya, seakan – akan ia memang hendak mengatakan sesuatu kepada kita. Foto – foto ini benar – benar sangat bermakna. Kami tidak tahu, masih berapa lama lagi ia ada bersama kami. Anda telah mengabadikan malaikat cilik kami.”
Leherku terasa tersumbat mendengar penuturan itu. Dengan suara tersentak serak karena terharu, aku berkata “ Terima kasih atas kesempatan berbagi penglaman ini. Saya bersyukur bahwa malaikat cilik ini muncul menghampiri saya!”

Sehari di Danau

Aku main!” kata anak lelaki berdaya pikir rendah itu. “ Ayo, “ kataku. Aku melambungkan bola kearahnya. “ Ya! Aku tangkap!” serunya. “ Oke, sekarang lemparkan kembali, “ kataku. Anak itu melemparkan bola kearahku. Aku menangkapnya sambil menukik ke dalam air. “ Kau tidak usah melakukannya. : kata Ibu anak itu. “ Aku memang mau kok, “ kataku. “ Ya, ayo menyelam lagi!” teriak anak itu. Akupun menukik lagi ke dalam air.
Kami bermain bersama – sama selama setengah jam. Ketika anak itu pergi kulihat ia tersenyum lebar. Kejadian itu membuatku merasa biasa – biasa saja. Menurutku, siapapun bisa melakukannya. Ada anak ingin bermain – main, lalu aku menemaninya. Anak itu merasa senang karenanya dan itu membuatku mersa senang. Tetapi setelah itu orang – orang menatapku dengan heran.
Seorang anak lelaki bahkan mendatangi aku dan berkata, “ Mengapa kau tadi bermain denagn si bego itu ? “
Kutinggalkan saja anak itu, tanpa mengatakan apa – apa.

Panen di Musim Semi

Pembawaannya yang elegan menyamarkan usianya yang muda. Ia terlihat dewasa, berpengalaman, dan seakan mampu menjawab semua pertanyaan yang ingin kami ajukan. Kami memandang, menunggu, dan berdoa agar ia tidak bimbang atau tersandung para Yahudi yang sedang berdoa. Walaupun kami tahu itu tidak akan terjadi.
Mike telah menghitung hari – hari hingga saat – saat menggembirakan ini. Sebuah jembatan telah terbentang antara masa muda dan masa dewasamya dalam adat ketat masyarakat Yahudi, yang mengajarkan pelajaran – pelajaran abadi mengenai kompleksitas kehidupan kita. Matanya yang berwarna cokelat jernih menyisakan sifat kekanak – kanakan dalam dirinya. Bagai seekor elang, ia memandang kami dari podium.
Ibu Mike, Rachel, duduk dengan bahagia di barisan paling depan. Tangannya saling menggengam di atas roknya yang berwarna putih berpadu krem. Senyuman menghiasi bibirnya yang tipis. Di sampingnya, Ayah Mike, Tom, mengikuti upacara dengan perasaan bangga dan menatap lekat ke arah Mike. Si kembar Ben dan Andrew, saudara laki – laki Mike, duduk dengan khidmat. Sepanjang usiaku yang telah 12 tahun, aku tidak pernah melihat mereka setenang dan sediam ini. Ketika kembali memfokuskan perhatianku kepada Mike, aku baru menyadari betapa kami telah berubah. Walaupun demikian, persahabatan kami selalu tetap ada.
Pada hari – hari ketika gumpalan awan seperti kapas putihdi langit menghiasi kehidupan kami, aku dan Mike adalah sahabat. Tidak seperti anak perempuan lainnya, setengah dari sahabat “ terbaik”-ku adalah anak laki – laki. Aneh bukan ?
Aku teringat ketika main petak umpet bersama Mike, saudara – saudaranya, dan anak – anak lain di lingkungan kami. Sebuah permainan yang membutuhkan banyak tenaga dan kesabaran. Aku terkenang duduk di atas daun – daun tua yang telah bergugurandi atas tanah dan dahan – dahan patah, lalu kami mengendap – endap kembali ke tempat awal permainan untuk memenangkannya. Saat itu musim semi. Musim ketika dedaunan yang terlupakan menumbuhkan kuncup – kuncupnya dan saat ditemukannya tempat – tempat persembuyian baru. Dengan garis – garis bengkok dan pensil berwarna oranye, aku dan Mike membuat peta temapt – tempat persembuyian yang potensial untuk sepanjang tahun. Dan permainan pun dimulai.
Lalu musim semi menghilang dan datang musim panas menggantikannya. Musim yang baru pun dimulai: saatnya musim bisbol. Bersama bola – bola baru, sarung tangan tersayang, serta pemukul bola berwarna perak; aku, Mike, Ben, dan Andrew beriringan menuju Cragmont Park. Sebuah padang rumput yang dikelilingi pohon – pohon eucalyptus sehingga menambah keindahan rumah – rumah elegan di Berkeley. Tempat ini menjadi lapangan baru kami. Setelah membagi tim dan menyepakati peraturannya, kami memulai permainan. Berjam – jam dengan pukulan, lemparan, dan perdebatan antara Mike dan si Kembar menghiasi hari – hari musim panas kami. Para tetangga akan menonton pertandinagn kami dengan was – was, memerhatikan pukulan – pukuln kami karena takut tidak terkontrol dan mengenai mobil mereka yang terpanggang di bawah terik matahari. Tetapi tidak pernah terjadi apapun. Kemudian musim panas dengan cepat terbang meninggalkan kami, dan kamipun kembali masuk sekolah.
Daun – daun kunig jatuh berputar – putar dari pohon, menutupi jalan – jalan kecil menuju sekolah. Celana pendek kami diganti dengan jin. Guru – guru merampas bola bisbol kami dan menggantikannya dengan berbagai pekerjaan rumah. Aku dan Mike sering duduk alam Indian di tempat tidurnya yang berseprai biru. Pekerjaan sekolah dan pensil kunign berada di ujung jari. Gundukan permen Hallowen mengelilingi kami dan kami memilih mana yang akan dimakan, disimpan, dan dijual. Sambil mengulang pelajaran yang tidak kami mengerti di sekolah, percakapan mengenai keseharian memenuhi kamar dengan suara pelan.
Udara dingin di musim dingin menghapus seluruh kenangan kami bersama matahari. Hujan seperti tumpah dari langit. Aku sering melewati malam di rumah Mike pada waktu musim dingin. Pada tengah malam, seperti mata – mata, kami akan turun perlahan – lahan menuju istana makanan: dapur. Seperti anak – anak kelaparan, kami memenuhi perut kamidengan sandwich Triscuit, dan berlomba membuat sandwich tertinggi. Mike selalu menang. Pagi harinya Rachel akan pura – pura bertanya mengenai alasan kami “ tidak ingim sarapan karena tidak lapar “. Tetapi ia selalu tahu yang sebenarnya.
Lalu musim semi datang lagi. Musim ketika dedaunan yang terlupakan menumbuhkan kuncup – kuncupnya dan saat ditemukannya tempat – tempat persembunyian baru. Siklus itu berlanjut ... dan berlanjut.
Disinilah aku berada sekarang. Merayakan hari ualng tahun Mike. Sembilan setengah tahun persahabatan. Ini dia, anak liar yang bermain bisbol denganku. Usia membentuk jiwanya tetapi menyisakan pribadinya.
Kalimat – kalimat doa nterakhirnya menggema diantar kasu kayu di atas kepala. Aku melihatnya turun dari podium. Hadirin berdiri. Lalu dengan semangat mereka bangkit dari bangku – bangku kayu menghampiri Mike untuk memberinya selamat. Merasa kagum dan tersanjung menjadi bagian dari upacara itu, aku memandangya. Mike dengan penuh terima kasih menghampiriku. Saling pengertian merentang diantara kami.
“ Bagus “ bisikku.
Ia tersenyum.